Pengisian KRS, Mahasiswa Resahkan Server Baru


Baru : Pengisian KRS saat ini

IAIN Madura, Activita - Mahasiswa IAIN Madura resah terhadap server akademik yang baru. Pasalnya peralihan server dari Administrasi Informasi dan Data Akademik (AIDA) ke Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIMPADU) membuat mereka semakin bingung.

Menurut salah satu mahasiswa Ahwal al-Syakhshiyyah (AHS) Ainur Rosi membeberkan, seharusnya dengan menggunakan server baru yang diatur oleh masing-masing fakultas bisa mempermudah cara pengambilan KRS, bukan semakin menyulitkan. "Mahasiswa semakin kebingungan. Apalagi dengan tidak adanya sosialisasi sebelumnya. Jadi mahasiswa belum paham caranya bagaimana memilih matakuliah di semester ganjil ini, kendala yang sangat meresahkan kami karena matakuliah tidak tercantum lengkap dengan semesternya seperti di Aida dulu," Ungkap mahasiswa semester 3 itu pada wartawan Activita, Senin (15/07/19).

Selain itu, Zainur Rohman (HES/5) mengatakan, tidak adanya penjelasan terlebih dahulu dari pihak akademik untuk menggunakan NISN lama membuat mahasiswa semester 5 ke atas kebingungan juga. "Seharusnya memperbaiki kinerja bukan semakin membingungkan," Ungkapnya.

"Dulu pengisian KRS di jadwalkan di masing-masing prodi, tapi sekarang langsung satu Fakultas. Secara otomatis mahasiswanya pasti lebih banyak kan? Dan terbukti saat ini banyak mahasiswa yang tidak bisa login. Malah muncul tulisan  Akun Anda Belum Aktif" padahal sudah bayar UKT," Imbuh Rohman sapaan akrabnya.

Sementara itu, keresahan juga dirasakan oleh A. Iqbal Nurdiansyah (AHS/7). Dia menyatakan kecewa dengan server baru tapi masih sangat lemot. "Satu Fakultas ada satu server kok masih lemot? Kalau dulu wajar lemot karena hanya satu server untuk satu kampus. Sekarang semakin berkembang, semakin sulit KRSan, harus melakukan ini itu." Paparnya.

Dia juga menambahkan, sangat kecewa ketika dirinya bergadang hanya untuk pengisian KRS, tapi terkendala karena tidak bisa menyimpan dan menambahkan studi. Bahkan terkadang layar HPnya blank berwarna putih. "Sangat resah ketika akademik menentukan jadwal KRSan kemudian servernya error dan akan berdampak pada telatnya para pejuang KRS." Jelas Iqbal mahasiswa asal Sumenep itu.

Iqbal berharap, jika memang sistematika KRS-an tahun ini lumayan sulit dan kendalanya adalah server, pihaknya memohon untuk pengajuan KRS yang telat nanti jatah SKS jangan dikurangi. "Ini kan bukan salah kita melainkan servernya yang error," Tandasnya.

Menanggapi hal itu, Jumiyati selaku Staf admin akademik menuturkan, jika belum bisa mengisi KRS hari ini maka bisa dilakuian besok. "Takut ada mata kuliah yang belum diinput, maka jangan KRSan dulu takut ada yang hilang, ini soalnya servernya masih baru. Dan sebenarnya sekarang semua prodi sudah bisa tapi untuk mengurangi kesalahan itu lebih baik besok saja." Tandasnya. (Kholisin)

0 Response to "Pengisian KRS, Mahasiswa Resahkan Server Baru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel