-->

Gadis Berpena



Januar, hanya dengan melipat waktu
Aku mulai mempresentasikan segala hidup
Menjelaskan hidup baru lewat celoteh pena
Di atas ribuan kertas putih sangkakala

Tentang gadis desa yang bermimpi menjadi putri mahkota
Tentang kehidupan yang kembali bersimbah darah penyesalan
Sesal di dunia yang merajut batin dalam derita
Tentang harapan yang selalu kurapal lewat doa-doa

Pena berjalan, kertas pun berkurang
Aku hidup dengan pena tanpa malu dan sungkan 
Siapa pun boleh saja mendengar
Dari segala kehidupan yang lalu diabaikan tanpa menyisakan rasa hirau
Biarkan aku bercengkrama dengan pena
Dan berkeluh kesah yang diganggu oleh titik maupun koma

Aku memang bukan jajaran manusia paling baik di bumi
Namun, aku sudah menghabiskan hariku dengan puluhan pena yang kutinggalkan sesak di hati

Kupilih pena sebagai sahabat
Dengan keputusan yang paling tepat
Karenanya kutumpahkan segala hitam putih kehidupan
Sebab, dalam temuku memeluknya
Dan dalam sajak aku pun mengeja
Karya: Wiranda Mia Astutik

0 Response to "Gadis Berpena"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel