-->

Mahasiswa Keluhkan Fasilitas Gedung Lab. Terpadu II yang Minim Perawatan

Beberapa huruf hilang, akibatnya tulisan tidak terbaca jelas. (Foto: Gedung Lab. Terpadu II)

IAIN Madura, LPM Activita - Gedung Laboratorium Terpadu II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura yang bertepatan disebelah timur Musholla tidak bisa terbaca jelas dari segi tulisannya dan tumbuh rerumputan di area atap.

Rahmatun, selaku mahasiswi mengatakan perlu ada perbaikan pada tulisan yang tidak jelas tersebut. Agar para mahasiswa (khususnya mahasiswa baru) bisa membedakan setiap bangunan yang ada dilingkungan kampus. "Lebih baik diperbaiki atau direnovasi kembali untuk membantu mahasiswa mengetahui tempat-tempat disini," ucap mahasiswi Akuntansi Syari’ah (AS). Jum’at (26/02/21).

Selaras dengan itu, Rian, mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) menanggapi, semestinya perlu ada suatu perbaikan pada gedung yang kurang enak dipandang. Sebagaimana status kampus yang sudah menjadi IAIN tidak selaras dengan situasi lingkungan di dalamnya.


"Mungkin lebih baik diperbaiki, karena sedikit risih dan malu jika ada tamu dari luar yang melihat. Apalagi nama kampus baru beralih ke IAIN supaya tidak hanya sekedar peralihan nama saja, " tutur mahasiswa semester 7 itu.


Selain itu, Nuris salah satu anggota MASTAPALA menuturkan, terkait kondisi yang ada lebih baik dilakukan perawatan secara teratur dan mengharapkan kondisi yang bersih.
"Harapan saya semoga bersih, tidak hanya bersih dibagian dalam tetapi di area lingkungan luar juga, yaitu halamannya. Sedangkan dari kami sendiri mengenai kebersihan, tidak mungkin kami bersih-bersih seharian, sedangkan kami bukan petugas kebersihan," tegasnya.

Ia juga menambahkan saran dari segi tindakan yang seharusnya dilakukan. "Sebaiknya diperhatikan atau dirawat secara teratur," ucapnya.

Ketua UKM Mastapala, Thayyibatul Komariyah mengatakan kondisi yang ada sebenarnya wajar, sebab sudah lama tidak digunakan dan masih minim pembaruan.
"Wajar jika keadaan seperti ini, karena sudah hampir satu tahun tidak di tempati dan bangunannya memang sudah lama tidak diperbaharui. Kemudian dengan baru beralihnya status ke IAIN, jadi sekarang masih sedang proses pembangunan dari 2020 dan salah satunya Gedung Rektorat lama ini. Mungkin nantinya di sana juga dibangun, ucapnya.

Disamping itu, mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ini menambahkan, cleaning service (tukang bersih) memiliki tugas untuk hal ini. "Sedangkan dari kebersihan rumput dan segala macam itu tugasnya cleaning service. Meskipun kami pecinta alam, kami bukan membersihkan kampus juga. Gerakan kami lebih ke edukasi untuk mengajak mahasiswa peduli lingkungan," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Hermanto selaku petugas kebersihan memaparkan dengan keadaan tersebut ia ingin untuk saling bekerja sama merawat dan membersihkan.
"Sebaiknya perkuliahan dilaksanakan dengan normal, agar gedung bisa digunakan kembali sebagaimana mestinya. Tidak hanya itu, kita juga perlu merawat bersama, "tuturnya.

Sementara itu, dari Rektor dan Wakil Rektor (Warek) III tidak bisa ditemui di kantornya saat ingin dimintai tanggapan mengenai hal tersebut.
(Activita/Sulis Pers Care)

0 Response to "Mahasiswa Keluhkan Fasilitas Gedung Lab. Terpadu II yang Minim Perawatan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel